MURATARA – Kondisi jalan di wilayah Translok Pauh, Desa Pauh 1, kecamatan Rawas Ilir,Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kian memprihatinkan. Jalan penghubung antara Dusun 4, Dusun 5 Pauh, dan Desa Pauh 1 tersebut kini mengalami kerusakan parah atau hancur akibat terus-menerus dilalui kendaraan operasional perusahaan.
Kondisi ini memicu kemarahan warga setempat yang merasa pihak perusahaan tidak bertanggung jawab atas kerusakan infrastruktur yang mereka bangun secara mandiri tersebut.
Salah satu warga Desa Pauh 1, Sailan, mengungkapkan kekecewaannya secara terbuka pada Senin (16/03/2026). Ia menegaskan bahwa jalan tersebut dibangun atas usaha dan dana swadaya masyarakat, bukan bantuan dari perusahaan maupun pemerintah terkait.
"Jalan ini kami bangun sendiri, bukan dibangun oleh PT SAP, PT SSL, atau pemerintah terkait. Jadi, untuk kendaraan dari PT SAP dan PT SSL, kalian tidak boleh lagi melintas di sini," tegas Sailan dengan nada geram.
Janji CSR yang Tak Kunjung Realisasi
Menurut warga, pihak perusahaan selama ini hanya memberikan janji manis untuk memperbaiki jalan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Namun, hingga saat ini, janji tersebut tidak pernah terealisasi sementara kondisi jalan semakin hancur dan sulit dilewati masyarakat.
"Kami sudah bosan dengan janji-janji mau membangun jalan ini dengan dana CSR. Kenyataannya, warga sendiri yang susah saat melintas," tambahnya.
Akibat kekecewaan yang mendalam, Sailan juga menyerukan kepada seluruh masyarakat di wilayah Translok dan sekitarnya untuk bersikap tegas. Ia meminta warga tidak membiarkan kendaraan perusahaan lewat begitu saja jika tidak ada itikad baik perbaikan.
"Untuk masyarakat Translok dan sekitarnya, tolong dipantau. Jangan sampai kendaraan PT seenaknya melewati jalan ini. Bila perlu, kita usir kalau mereka tetap melintas tanpa ada tanggung jawab," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu kepastian dan tindakan nyata dari pihak manajemen PT SAP maupun PT SSL untuk segera melakukan perbaikan permanen pada jalur tersebut."Lika





